---
title: "Filariasis limfatik (elefantiasis) | Eye Health Guide"
description: "Apa itu filariasis limfatik, mengapa WHO memimpin program eliminasi di Indonesia dan negara endemik lain, dan kaitannya dengan kesehatan mata global."
url: https://eyehealthguide.org/id/conditions/lymphatic-filariasis/
source: Eye Health Guide
licence: "General information only. Cite the URL and the named medical reviewer."
---

Penyakit

# Filariasis limfatik (elefantiasis)

Dokter peninjau [Mr Mohamed Mohyudin](https://eyehealthguide.org/id/reviewers/mohamed-mohyudin/)· Tinjauan situs terakhir yang tercatat 6 Juli 2026

### Tentang tinjauan ini

Halaman ini menggunakan catatan tinjauan situs sebelumnya. Tinjauan tersendiri untuk versi artikel saat ini belum tercatat.

[Proses peninjauan medis](https://eyehealthguide.org/id/reviewers/) · [Profil dan kualifikasi resmi (bahasa Inggris)](https://mohamedmohyudin.co.uk/author/mohamed-mohyudin/)

Jawaban cepat

Filariasis limfatik adalah penyakit parasit yang ditularkan nyamuk, menyebabkan pembengkakan anggota badan atau genital (elefantiasis) pada infeksi jangka panjang. Ini adalah penyakit tropis terabaikan yang ditargetkan WHO, umum di sebagian Indonesia, Asia Selatan, Afrika, dan Pasifik. Penyakit mata langsung jarang, tetapi termasuk di situs kesehatan mata global karena program eliminasi WHO berkoordinasi dengan kampanye pencegahan kebutaan lain seperti trakoma dan onkosersiasis.

### Di halaman ini ⌄

1. Langkah berikutnya
2. Apa itu
3. Di mana terjadi
4. Kaitan dengan mata
5. Pencegahan WHO
6. Kondisi terkait
7. Pengobatan & Bedah
8. Pertanyaan yang sering diajukan

## Apa itu

Filariasis limfatik disebabkan cacing berbentuk benang yang ditularkan melalui gigitan nyamuk berulang. Larva bermigrasi ke sistem limfatik, merusak pembuluh, dan menyebabkan bengkak, nyeri, dan demam berulang di komunitas endemik.

## Di mana terjadi

Wilayah endemik mencakup banyak bagian Indonesia, India, Bangladesh, Afrika sub-Sahara, Haiti, dan kepulauan Pasifik. Risiko meningkat dengan tinggal lama, bukan wisata singkat.

- Daerah pedesaan dengan pengendalian nyamuk terbatas
- Komunitas pesisir dan sungai di iklim tropis
- Wilayah dengan program pemberian obat massal

## Kaitan dengan mata

Komplikasi mata bukan fitur utama. Sangat jarang, peradangan di dekat limfatik wajah dapat membengkakkan kelopak saat episode akut. Tautan utama adalah programatik: WHO mengintegrasikan eliminasi filariasis dengan penyakit tropis lain yang mencegah kebutaan.

## Pencegahan WHO

Pemberian obat massal tahunan dengan albendazole dikombinasikan ivermektin atau dietilkarbamazin di distrik endemik membersihkan larva dan menghentikan penularan. Kelambu dan pencegahan gigitan nyamuk mendukung eliminasi.

## Kondisi terkait

## Pengobatan & Bedah

## Pertanyaan yang sering diajukan

### Apakah filariasis limfatik umum di Indonesia?

Ya di beberapa distrik, sehingga Indonesia menjalankan program eliminasi selaras WHO dengan pengobatan komunitas tahunan di wilayah endemik.

### Apakah filariasis limfatik menyebabkan kebutaan?

Kebutaan tidak tipikal. Penyakit ini terutama memengaruhi anggota badan dan drainase limfatik. Disertakan di sini karena WHO mengelompokkannya dengan penyakit tropis lain yang dapat dicegah dan relevan untuk program penglihatan global.

### Bagaimana filariasis limfatik dicegah?

Pemberian obat massal tahunan kepada komunitas yang memenuhi syarat, pencegahan gigitan nyamuk, dan pengobatan serangan akut menurut panduan nasional adalah strategi utama yang didukung WHO.

Langkah yang bisa Anda ambil

## Bawa saat berkonsultasi

Catat perubahan yang Anda alami, kapan mulainya, obat yang sedang digunakan, dan hal yang ingin ditanyakan. Bawa catatan tersebut saat berkonsultasi.

Penglihatan yang tiba-tiba hilang, nyeri mata hebat, atau bayangan seperti tirai perlu segera diperiksa. Jangan menunggu hingga selesai mengisi lembar ini.

## Sumber informasi

Referensi ini mendukung informasi pada halaman ini. Baca sumber aslinya untuk memahami konteks selengkapnya.

- [World Health Organization - Lymphatic filariasis](https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/lymphatic-filariasis)
