Penyakit
Buta warna (defisiensi penglihatan warna)
Ditinjau secara klinis · Terakhir ditinjau 2026-06-13
Apa itu
Buta warna berarti sel pendeteksi warna di mata tidak bekerja seperti biasa, sehingga sebagian warna terlihat mirip atau pudar. Kebanyakan orang dengan buta warna tetap dapat melihat warna, tetapi sulit membedakan warna tertentu, terutama merah dan hijau.
Gejala umum
Banyak orang beradaptasi dan mungkin tidak menyadari bahwa mereka melihat warna secara berbeda.
- Sulit membedakan merah dan hijau
- Lebih jarang, sulit membedakan biru dan kuning
- Bingung dengan informasi berkode warna seperti grafik atau kabel
- Sebagian warna terlihat kusam atau mirip
Penyebab dan faktor risiko
Sebagian besar buta warna diturunkan dan ada sejak lahir, dan jauh lebih umum pada laki-laki. Lebih jarang, bisa didapat di kemudian hari akibat kondisi mata, sejumlah obat, diabetes, atau penuaan.
Hidup dengan kondisi ini dan dukungan
Tidak ada obat untuk buta warna yang diturunkan, tetapi kebanyakan orang beradaptasi dengan baik. Pencahayaan yang baik, pelabelan, dan aplikasi yang mengenali warna membantu tugas sehari-hari, dan sebagian orang merasa lensa berwarna khusus berguna. Optometris dapat memastikan jenisnya dengan tes penglihatan warna sederhana.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah buta warna bisa disembuhkan?
Buta warna yang diturunkan tidak bisa disembuhkan, tetapi kebanyakan orang beradaptasi dengan baik, dan alat bantu seperti pelabelan, aplikasi, dan kadang lensa khusus dapat membantu tugas sehari-hari.
Mengapa buta warna lebih umum pada laki-laki?
Jenis yang paling umum terkait dengan kromosom X, sehingga laki-laki, yang hanya memiliki satu kromosom X, jauh lebih mungkin terpengaruh daripada perempuan.
Bagaimana buta warna didiagnosis?
Optometris dapat mendiagnosisnya dengan tes penglihatan warna sederhana, seperti pola titik berwarna, sering kali sebagai bagian dari pemeriksaan mata rutin.