Panduan regional
Kesehatan mata di Indonesia
Ditinjau secara klinis · Terakhir ditinjau 2026-06-13
Kondisi sehari-hari yang paling dicari
Sebagian besar kunjungan ke optometris dan dokter mata di Indonesia terkait kacamata, mata kering, konjungtivitis, dan katarak.
- Rabun dekat dan astigmatisme pada pelajar dan pengguna layar
- Katarak pada lansia — operasi adalah pengobatan efektif
- Mata kering dan konjungtivitis alergi di area berdebu atau berpolen
- Infeksi lensa kontak bila kebersihan atau paparan air buruk
Penyakit senyap yang perlu skrining
Glaukoma dan retinopati diabetik sering tanpa gejala awal. Penderita diabetes harus mengikuti skrining retina sesuai panduan nasional.
Program WHO yang masih relevan
Indonesia telah mengeliminasi trakoma sebagai masalah kesehatan masyarakat di banyak provinsi tetapi mempertahankan surveilans. Pemberian obat massal filariasis berlanjut di distrik endemik.
Kapan mencari perawatan mata segera
Jangan menunggu janji rutin bila ada kehilangan penglihatan mendadak, trauma, percikan bahan kimia, nyeri hebat dengan mata merah, atau tirai/bayangan pada penglihatan.
Topik terkait untuk wilayah ini
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa penyebab paling umum masalah penglihatan di Indonesia?
Error refraksi tidak dikoreksi — perlu kacamata untuk rabun dekat, rabun jauh, atau astigmatisme — adalah penyebab utama gangguan penglihatan sedang secara global dan di Indonesia.
Apakah trakoma masih masalah di Indonesia?
WHO telah memvalidasi eliminasi di sebagian besar negara, tetapi kebersihan, pengendalian lalat, dan surveilans tetap penting di distrik yang dulu endemik.
Di mana saya bisa skrining mata diabetik di Indonesia?
Tanyakan klinik diabetes atau layanan primer Anda tentang skrining fotografi retina.