Penyakit
Filariasis limfatik (elefantiasis)
Ditinjau secara medis oleh Mr Mohamed Mohyudin · Terakhir ditinjau 2026-07-06 · Cara peninjauan bekerja
Apa itu
Filariasis limfatik disebabkan cacing berbentuk benang yang ditularkan melalui gigitan nyamuk berulang. Larva bermigrasi ke sistem limfatik, merusak pembuluh, dan menyebabkan bengkak, nyeri, dan demam berulang di komunitas endemik.
Di mana terjadi
Wilayah endemik mencakup banyak bagian Indonesia, India, Bangladesh, Afrika sub-Sahara, Haiti, dan kepulauan Pasifik. Risiko meningkat dengan tinggal lama, bukan wisata singkat.
- Daerah pedesaan dengan pengendalian nyamuk terbatas
- Komunitas pesisir dan sungai di iklim tropis
- Wilayah dengan program pemberian obat massal
Kaitan dengan mata
Komplikasi mata bukan fitur utama. Sangat jarang, peradangan di dekat limfatik wajah dapat membengkakkan kelopak saat episode akut. Tautan utama adalah programatik: WHO mengintegrasikan eliminasi filariasis dengan penyakit tropis lain yang mencegah kebutaan.
Pencegahan WHO
Pemberian obat massal tahunan dengan albendazole dikombinasikan ivermektin atau dietilkarbamazin di distrik endemik membersihkan larva dan menghentikan penularan. Kelambu dan pencegahan gigitan nyamuk mendukung eliminasi.
Pengobatan & Bedah
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah filariasis limfatik umum di Indonesia?
Ya di beberapa distrik, sehingga Indonesia menjalankan program eliminasi selaras WHO dengan pengobatan komunitas tahunan di wilayah endemik.
Apakah filariasis limfatik menyebabkan kebutaan?
Kebutaan tidak tipikal. Penyakit ini terutama memengaruhi anggota badan dan drainase limfatik. Disertakan di sini karena WHO mengelompokkannya dengan penyakit tropis lain yang dapat dicegah dan relevan untuk program penglihatan global.
Bagaimana filariasis limfatik dicegah?
Pemberian obat massal tahunan kepada komunitas yang memenuhi syarat, pencegahan gigitan nyamuk, dan pengobatan serangan akut menurut panduan nasional adalah strategi utama yang didukung WHO.
Sumber tepercaya
Halaman ini disusun berdasarkan panduan klinis yang mapan. Untuk bacaan lebih lanjut, lihat organisasi kesehatan mata resmi berikut: