Penyakit

Fotokeratitis (mata busur dan buta salju)

Ditinjau secara klinis · Terakhir ditinjau 2026-06-13

Apa itu

Fotokeratitis adalah kerusakan permukaan kornea akibat radiasi UV, mirip luka bakar kulit. Kadang disebut mata busur setelah paparan las atau buta salju setelah silau salju terang.

Gejala umum

Gejala sering mulai beberapa jam setelah paparan.

  • Mata nyeri, terasa pasir, dan merah
  • Mata berair dan sangat sensitif cahaya
  • Penglihatan kabur dan kelopak mata bengkak
  • Gejala mungkin terasa lebih buruk beberapa jam setelah paparan

Penyebab

Penyebab umum meliputi sinar matahari terang yang dipantulkan salju atau air, las tanpa kacamata yang tepat, matahari di dataran tinggi, tanning bed tanpa perlindungan mata, dan jarang lampu UV rusak. Kacamata hitam dengan filter UV atau pelindung las yang baik mencegahnya.

Pengobatan dan pencegahan

Lepaskan lensa kontak, istirahatkan mata di ruangan gelap, gunakan kompres dingin dan tetes pelumas, serta hindari paparan UV lebih lanjut. Jangan menggosok mata. Cari perawatan segera jika nyeri parah, penglihatan tetap sangat kabur, atau gejala tidak membaik dalam dua hari. Selalu gunakan perlindungan mata yang tepat di lingkungan UV tinggi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa lama mata busur bertahan?

Sebagian besar fotokeratitis membaik dalam satu hingga tiga hari seiring permukaan kornea sembuh. Cari perawatan jika gejala parah atau tidak membaik.

Apa itu buta salju?

Buta salju adalah fotokeratitis akibat UV yang dipantulkan salju. Menyebabkan mata nyeri dan sensitif cahaya beberapa jam setelah paparan dan dicegah dengan kacamata pelindung UV.

Apakah saya perlu ke dokter untuk fotokeratitis?

Kasus ringan sering sembuh dengan istirahat dan tetes pelumas, tetapi cari perawatan jika nyeri parah, penglihatan sangat kabur, atau gejala bertahan lebih dari dua hari.