- Beranda
- Pengobatan & Bedah
- Cross-linking kornea
Pengobatan
Cross-linking kornea
Dokter peninjau Mr Mohamed Mohyudin· Tinjauan situs terakhir yang tercatat
Tentang tinjauan ini
Halaman ini menggunakan catatan tinjauan situs sebelumnya. Tinjauan tersendiri untuk versi artikel saat ini belum tercatat.
Proses peninjauan medis · Profil dan kualifikasi resmi (bahasa Inggris)
Apa itu
Cross-linking kornea memperkuat kornea pada keratokonus, saat kornea menipis dan menonjol. Dengan menambah ikatan silang baru antar serat kornea, prosedur ini membuatnya lebih kaku dan stabil, yang membantu mencegah bentuk kerucut memburuk seiring waktu.
Apa yang terjadi
Biasanya prosedur sehari yang dilakukan dengan tetes mati rasa.
- Tetes mati rasa agar mata tidak merasa nyeri
- Tetes riboflavin (vitamin B2) dioleskan ke kornea
- Dosis terkendali sinar ultraviolet (UV) untuk mengaktifkan ikatan
- Lensa kontak pelindung dipasang di mata sesudahnya
Pemulihan
Mata sering perih, berair, dan sensitif cahaya selama beberapa hari saat permukaan menyembuh. Anda akan memakai tetes dan biasanya memakai lensa pelindung untuk waktu singkat. Penglihatan bisa kabur pada awalnya dan menyesuaikan dalam beberapa minggu berikutnya.
Apa yang diharapkan
Tujuan utamanya menghentikan keratokonus berkembang, melindungi penglihatan masa depan Anda, bukan memperbaiki penglihatan saat ini. Kebanyakan orang tetap butuh kacamata atau lensa kontak sesudahnya. Memulai dini, saat keratokonus masih berkembang, memberi peluang terbaik untuk menjaga penglihatan.
Kondisi yang dapat dibantu
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah cross-linking kornea memperbaiki penglihatan?
Tujuan utamanya menghentikan keratokonus memburuk, bukan memperbaiki penglihatan. Kebanyakan orang tetap butuh kacamata atau lensa kontak sesudahnya, tetapi kornea mereka lebih stabil.
Apakah cross-linking kornea menyakitkan?
Mata diberi obat bius selama prosedur, jadi biasanya tidak menyakitkan saat itu. Mata bisa perih, berair, dan sensitif cahaya selama beberapa hari sesudahnya saat menyembuh.
Untuk siapa cross-linking kornea?
Terutama untuk orang dengan keratokonus yang masih berkembang, terutama yang lebih muda, di mana memperkuat kornea sejak dini dapat membantu menjaga penglihatan masa depan.
Sumber informasi
Referensi ini mendukung informasi pada halaman ini. Baca sumber aslinya untuk memahami konteks selengkapnya.